Beranda IT Perintah jaringan dasar pada Windows dan Linux

Perintah jaringan dasar pada Windows dan Linux

2

Sobat pastinya sudah kenal kan sama yang namanya command prompt (cmd) pada Windows, atau terminal pada Linux. Keduanya bisa dikatakan mempunyai fungsi yang sama dan tampilan yang sama, sangat simple hanya kotak hitam dengan ruang yang bisa kita tulisi cuma dengan text.

tapi jangan salah Terminal yang terlihat simpel tersebut sebenarnya sangat powerfull loh kita bisa melakukan apa saja lewat situ, salah satunya kita dapat memantau jaringan kita, tentu saja sangat berguna untuk trouble shooting jaringan.

Nah berikut ini adalah perintah jaringan dasar yang bisa kita pergunakan didalam command prompt atau terminal tersebut.

Perintah Jaringan Dasar :

1. ping

Digunakan untuk menguji koneksi jaringan kita sudah terhubung atau belum. Perintah ping mengirim ICMP echo packet ke tujuan. Paket tersebut akan bertanya ke tujuan. Jika tujuan di setting untuk dapat membalas maka paket itu akan dibalas. Dari balasan tersebut kita dapat mengetahui durasi lama nya paket sampai ke tujuan.

kita juga dapat melihat keterangan lain misalnya “Request Time Out” jika paket tidak sampai ketujuan berdasarkan waktu tertentu, atau “Destination Host Unreachable” Jika tujuan tidak dapat di jangkau.
penulisannya adalah
ping alamat_ip atau ping nama_domainĀ 

2. tracert atau traceroute

tracert berfungsi selayaknya ping. mengirimkan paket ke tujuan, namun bedanya tracert sepanjang jalan meminta setiap router untuk membalas ketika dilewati. dengan tracert kita dapat dengan mudah mengetahui lewat jalur mana saja paket kita berjalan untuk sampai ke tujuan. Tracert juga memberikan informasi berapa lama paket data melewati masing masing hops untuk sampai ke host yang dituju.
jika kita tidak dapat terkoneksi dengan server pada jaringan lokal misalnya, menjalankan tracert akan membantu menunjukan hop mana yang bermasalah.
penulisannya adalah
tracert alamat_ip atau tracert nama_domain
(pada linux di gunakan perintah traceroute.)

perintah jaringan dasar
3. ipconfig atau ifconfig

memperlihatkan informasi konfigurasi yang berkaitan dengan jaringan, misalnya informasi host name , dns , maupun kartu jaringan pada komputer kita. Dapat juga digunakan menjadi ipconfig /all untuk melihat informasi yang lebih lengkap seperti mac address dll. biasanya juga di gunakan ipconfig /flushdns untuk merefresh konfigurasi DNS kita. pada linux digunakan perintah ifconfig.

perintah jaringan dasar ipconfig
4. netstat

netstat atau network statistic (statistik jaringan)
netstat dapat menunjukkan koneksi apa yang sedang berjalan di komputer kita termasuk rute koneksi dan informasi lainnya. tulis saja netstat atau ‘netstat sembarang-ketik’ untuk melihat command lanjutan netstat. Misalnya netstat -r untuk melihat tabel routing.

perintah jaringan dasar netstat

 

5. nslookup

berfungsi untuk menerjemahkan nama domain ke alamat ip atau sebaliknya. contoh penulisannya adalah nslookup nama_domain atau nslookup alamat_ip

Itulah perintah jaringan dasar yang paling umum untuk kita ketahui. semoga tulisan ini bermanfaat bagi sobat yang membutuhkan.

2 KOMENTAR

  1. iya gan, memang powerfull!

    Gue aja berkat CMD dapat menghack, restart, shutdown, ambil alih, memotong jaringan, memantau lalu lintas, mempercepat koneksi internet hingga meng-errorkan sebuah web hosting. Memang fiturnya canggih kalau kita memahami pengkodeannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here